Blog ini hanya berisi samapah-sampah pikiranku :D

Blog ini hanya berisi samapah-sampah pikiranku :D
Blog ini hanya berisi sampah-sampah pikiranku :D

Minggu, 30 Oktober 2011

Jaringan Tumbuhan


PEMBAHASAN

1.            Jaringan dasar adalah jaringan yang membentuk dasar bagi tumbuhan, namun sekaligus juga dapat menunjukkan spesialisasi. (Sihombing, Betsy.et. al.,2000.Panduan Praktikum Biologi Umum. Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Jakarta. Jakarta). Jaringan Dewasa (permanen/ nonmeristematik) adalah jaringan yang sudah mengalami proses diferensiasi dan spesialisasi.(Khristiyono.2006.Biologi SMA dan MA.Jakarta. Erlangga). Jaringan dasar dan jaringan dewasa memiliki kesamaan yaitu sama-sama merupakan jaringan yang telah mengalami spesialisasi. Jaringan dasar dapat dibagi menjadi 3 yaitu :
a.       Jaringan Parenkim, merupakan jaringan yang paling sederhana sebab hanya sedikit sekali perubahannya dalam sel-sel meristem (Abas, Mohammad, et.al,.2002.Panduan Belajar Biologi. Jakarta. Yudhistira) Memiliki ciri-ciri antara lain : terdiri dari sel-sel hidup yang berukuran besar, dinding sel tipis, berbentuk segi enam, dan memiliki banyak vakuola, letak inti sel mendekati dasar sel, mampu bersifat meristematik, dan mempunyai banyak rongga sel sehingga susunan selnya tidak rapat(Khristiyono.2006.Biologi SMA dan MA.Jakarta. Erlangga). Sel-sel parenkim merupakan sel-sel hidup yang belum cukup sempurna proses spesialisasinya sehingga masih dapat berubah kembali menjadi meristem atau menjadi jaringan-jaringan lain seperti klorenkima dan mesofil (Abas, Mohammad, et.al,.2002.Panduan Belajar Biologi. Jakarta. Yudhistira).
Jaringan parenkim dapat dibedakan berdasarkan fungsinya menjadi :
·         Parenkim Asimilasi (klorenkim) adalah sel parenkim yang mengandung klorofil dan berfungsi untuk fotosintesis terdapat di daun.
·         Parenkim Penimbun adalah sel parenkim ini dapat menyimpan cadangan makanan yang berbeda sebagai larutan di dalam vakuola, bentuk partikel padat, atau cairan di dalam sitoplasma, terdapat pada umbi, rimpang dan biji.
·         Parenkim Air adalah sel parenkim yang mampu menyimpan air. Umumnya terdapat pada tumbuhan yang hidup didaerah kering (xerofit), tumbuhan epifit, dan tumbuhan sukulen contohnya pada kaktus.
·         Parenkim pengangkut adalah sel parenkim yang berfungsi mengangkut unsur hara dan bahan makanan, letaknya pada xylem dan floem.
·         Parenkim Aerenkim adalah jaringan parenkim yang mampu menyimpan udara karena mempunyai ruang antar sel yang besar. Aerenkim banyak terdapat pada batang dan daun tumbuhan hidrofit.
·         Parenkim panutup luka, adalah parenkim yang memiliki kemampuan regenerasi, terletak pada cambium gabus (felogen).
(Khristiyono.2006.Biologi SMA dan MA.Jakarta. Erlangga dan tim edukasi.net.2007.diunduhdarihttp://www.edukasi.net/mapok/mp_files/mp_303/materi07.html.selasa, 6 oktober.21:00.)
b.      Jaringan penyokong, jaringan yang berperan menunjang bentuk tumbuhan agar dapat berdiri dengan kokoh. Ciri-cirinya memiliki dinding sel tebal, fungsi umum jaringan penyokong yaitu menguatkan tegaknya batang dan daun, melindungi biji atau embrio dan memperkuat jaringan parenkim penyimpan udara dan jaringan pengangkut (Khristiyono.2006.Biologi SMA dan MA.Jakarta. Erlangga)  Jaringan penyokong dibedakan menjadi :
·         Jaringan Kolenkim, memiliki penebalan dinding sel yang tidak merata. Penebalan hanya pada sudut-sudut selnya saja. Sel-sel kolenkim tersusun dari sel-sel hidup. Fungsinya sebagai jaringan penunjang organ-organ muda (Abas, Mohammad, et.al,.2002.Panduan Belajar Biologi. Jakarta. Yudhistira).
·         Jaringan Sklerenkim, tersusun dari sel-sel yang berdinding tebal dan protoplasmanya mati atau tidak aktif. Jaringan tersebut sering ditemukan pada organ tumbuhan yang telah dewasa (Abas, Mohammad, et.al,.2002.Panduan Belajar Biologi. Jakarta. Yudhistira). 
Terdiri atas dua bagian yaitu : serabut sklerenkim, berbentuk panjang dan berujung runcing. Sklereid, berbentuk bulat dan berdinding keras, sehingga tahan terhadap tekanan (Khristiyono.2006.Biologi SMA dan MA.Jakarta. Erlangga).
Dari teori yang telah diungkapkan diatas dapat kita hubungkan dengan hasil pengamatan. Pada pengamatan preparat daun bunga lily terlihat jaringan yang berdinding sel tipis dengan bentuk segi enam, ciri-ciri ini sama seperti ciri-ciri jaringan parenkim, selain itu parenkim juga dapat terspesialisasi menjadi bentuk lain dan dalam daun bunga lily parenkim terspesialisasi menjadi jaringan pengangkut xylem dan floem.
Parenkim juga dapat kita lihat pada preparat akar jagung, batang jagung dan batang bunga mawar, pada preparat ini parenkim terlihat sebagai spesialisasi membentuk xylem dan floem serta penyusun korteks dan penyusun bagian dasar dari batang tumbuhan. Pada preparat daun karet kita dapat menemukan parenkim dalam bentuk spesialisasinya yang lain berupa jaringan palisade dan jaringan bunga karang serta sebagai jaringan pengangkut juga.

Jaringan kolenkim dengan ciri-ciri dinding sel mengalami penebalan pada bagian sudutnya dapat kita temukan pada pengamatan preparat daun karet, jaringan kolenkim selalu terletak berdekatan dengan epidermis daun baik yang diatas maupun dibawah. Kita dapat menemukan jaringan kolenkim pada daun karet karena daun karet merupakan organ tubuh muda tumbuhan, jaringan kolenkim sendiri berfungsi sebagai penyokong jaringan muda sehingga kita dapat menemukan kolenkin pada daun, selain itu kolenkim tersusun atas sel-sel yang masih hidup dan pada daun tersebut sel-sel masih hidup serta kolenkim juga mengandung klorofil.

Jaringan sklerenkim dengan ciri-ciri dinding sel yang tebal dan tersusun atas sel-sel yang telah mati dapat kita temukan pada pengamatan tempurung kelapa, Karena tempurung kelapa adalah bagian tubuh dari buah kelapa yang telah mati sel-selnya sehingga terlihat kering, berwarna cokelat dan keras. Tempurung kelapa juga merupakan organ yang telah dewasa dan oleh karena itu kita dapat menemukan jaringan sklerenkim pada tempurung kelapa tersebut.




2. Ikatan pembuluh atau jaringan pengangkut terdiri dari xylem dan floem :
  1. Xylem merupakan jaringan kompleks yang berfungsi sebagai jaringan pengangkut air dan garam mineral dari akar ke daun (Abas, Mohammad, et.al,.2002.Panduan Belajar Biologi. Jakarta. Yudhistira). Sel-sel jaringan tersebut panjang-panjang menyerupai serabut. Xylem tersusun atas trakeid yaitu sel yang dindingnya mengalami penebalan oleh lignin dan mati pada saat dewasa (Khristiyono.2006.Biologi SMA dan MA.Jakarta. Erlangga), dikatakan trakeid jika batas diantara sel-sel penyusunnya tampak berlubang-lubang yang disebut pit, sedangkan dikatakan trakea jika dinding batas di antara sel-sel penyusunnya telah hilang dan terdapat lempeng perforasi (Abas, Mohammad, et.al,.2002.Panduan Belajar Biologi. Jakarta. Yudhistira) dan komponen pembuluh, yaitu sel-sel yang berbentuk silinder yang ujungnya bersambung membentuk tabung yang mati setelah dewasa (Khristiyono.2006.Biologi SMA dan MA.Jakarta. Erlangga). Xylem tersusun atas parenkim xilem, serabut xilem, trakeid, dan unsur pembuluh (timedukasi.net.2007.diunduhdarihttp://www.edukasi.net/mapok/mp_files/mp_303/materi07.html.selasa, 6 oktober.21:00)
  2. Floem merupakan jaringan kompleks dan berfungsi sebagai jaringan pengangkut, dengan zat yang diangkut umumnya senyawa organic hasil fotosintesis yang terjadi di daun (Abas, Mohammad, et.al,.2002.Panduan Belajar Biologi. Jakarta. Yudhistira). Floem tersusun dari komponen pembuluh, sel tetangga, parenkima dan serat. Komponen pembuluh tersusun dari sel-sel panjang yang ujung-ujungnya menyatu sehingga membentuk pembuluh. Dinding batas kedua sel berlubang-lubang seperti tapisan sehingga disebut pembuluh tapis (Abas, Mohammad, et.al,.2002.Panduan Belajar Biologi. Jakarta. Yudhistira). Komponen floem merupakan sel-sel yang hidup. Setelah dewasa nucleus dari sel-sel pembuluh tapis tersebut hilang, sehingga pembuluh tapis tersebut hidup tanpa nucleus yang merupakan suatu keistimewaan (Abas, Mohammad, et.al,.2002.Panduan Belajar Biologi. Jakarta. Yudhistira). Setiao komponen pembuluh tapis berhubungan dengan satu atau beberapa sel tetangga. Sel-sel tersebut berupa sel parenkima yang terbentuk satu kesatuan fisiologis yang erat sehingga sel tetangga akan mati jika sek komponen pembuluh tapis tidak berfungsi (Abas, Mohammad, et.al,.2002.Panduan Belajar Biologi. Jakarta. Yudhistira). Floem tersusun atas parenkim floem, serabut floem, pembuluh tapis, sel pengiring (hanya terdapat pada Angiospermae ) (timedukasi.net.2007.diunduhdarihttp://www.edukasi.net/mapok/mp_files/mp_303/materi07.html.selasa, 6 oktober.21:00).
Dari teori yang telah diungkapkan diatas, dapat dihubungkan dengan hasil pengamatan. Dari hasil pengamatan berbagai jenis preparat, hampir seluruh preparat yang diamati memiliki jaringan pengangkut (ikatan pembuluh) xylem dan floem baik yang diakar, batang maupun daun, kecuali pada preparat tempurung kelapa. Pada preparat tempurung kelapa tidak ditemukan ikatan pembuluh karena tempurung kelapa tersusun atas sel-sel yang telah mati sedangkan jaringan pengagkut tersusun dari sel-sel yang masih hidup, oleh karena itu kita tidak dapat menemukan jaringan pengangkut pada tempurung kelapa.


3. Struktur Jaringan akar, batang dan daun
a.       Akar, fungsi utama akar adalah sebagai tempat terjadinya osmosis dan difusi. Akar dibagi menjadi dua macam yaitu akar monokotil dan dikotil. Jaringan yang menyusun akar adalah jaringan epidermis, jaringan gabus, dan jaringan parenkima (dikutip dari : Buku Biologi kelas XI oleh Istamar Syamsuri). Pada hasil pengamatan yang kami lakukan yaitu terhadap sample akar jagung, kami mengamati bahwa pada penampang melintang akar jagung kami melihat jaringan epidermis yang terdiferensiasi menjadi endodermis dan hypodermis. Dia akar, juag kami menemukan jaringan parenkima yang masih hidup. Jaringan parenkima pada akar jagung yaitu xylem dan floem. Berkas pembuluh dari akar jagung menyebar dan tidak teratur. Xilemnya menyebar mengelilingi floem.
b.      Batang, fungsi utama dari batang adalah sebagai penyokong tubuh tanaman. Jaringan yang menyusun batang adalah jaringan epidermis, jaringan parenkima, kolenkima dan jaringan gabus. Sesuai dengan hasil pengamatan kami terhadap sample batang bunga mawar, kami juga menemukan jaringan epidermis yang tebal karena dinding selnya menebal dengan lapisan lilin yang menutupi. Dibawah jaringan epidermis kami menemukan lapisan endodermis yang merupakan diferensiasi jaringan epidermis (dikutip dari : Buku Biologi kelas XI oleh Istamar syamsuri). Dibawah lapisan endodermis terdapat jaringan parenkima yang tersusun atas sel-sel bersegi benyak. Jaringan parenkima juga merupakan jaringan dasar. Di batang bunga mawar kami juga menemukan jaringan gabus atau spons yang menyokong/ menguatkan batang. Berkas pembuluh dari batang bunga mawar juga terlihat jelas dengan xylem mengelilingi floem.
Daun, fungsi utama daun adalah sebagai tempat terjadinya fotosintesis. Daun tersusun atas jaringan epidermis, kolenkim, palisade, bunga karang dan jaringan pengangkut. Jaringan epidermis atas pada daun biasanya dilindungi oleh lapisan kutikula atau lilin untuk mencegah terjadinya penguapan yang terlalu besar. Di jaringan epidermis pula kita menemukan stomata sebagai tenpat kelusr masuknya udara. Dibawah jaringan epidermis terdapat jaringan kolenkim yang terdapat didekat permukaan dan di bawah epidermis pada batang, tangkai daun dan ibu tulang daun. Sel kolenkima biasanya memanjang sejajar dengan pusat organ tempat kolenkima itu terdapat. Fungsi jaringan kolenkima adalah sebagai penyokong pada bagian tumbuhan muda yang sedang tumbuh. Kemudian jaringan palisade, jaringan bunga karang atau spons yang merupakan jaringan penguat dan tempat melekatnya berkas pembuluh. Berkas pembuluhnya pun teratur.

Sabtu, 29 Oktober 2011

Makna Cinta II

Bila telapak tangan berkeringat,
hati dag dig dug,
suara bagai tersangkut di tenggorokan,
itu bukan cinta, tetapi suka.

Bila tangan tidak dapat berhenti memegang dan menyentuhnya, itu bukan cinta tetapi birahi.
Bila menginginkannya karena tahu
ia akan selalu berada di sampingmu,
itu bukan cinta tetapi kesepian.

Bila menerima pernyataan cintanya
karena tak mau menyakiti hatinya,
itu bukan cinta tetapi kasihan.

Bila bersedia memberikan semua
yang kamu sukai demi dia,
itu bukan cinta tetapi kemurahan hati.

Bila kamu bangga dan selalu ingin memamerkannya kepada semua orang, itu bukan cinta tetapi kemujuran.

Bila kamu katakan padanya bahwa ia adalah satu-satunya hal yang kamu pikirkan, itu bukan cinta tetapi gombal.

Bagaimanakah harus mencintai:
ketika kamu menerima kesalahan dia.
Ketika kamu mulai saatnya memberikan hati, kehidupan dengan segenap jiwa.
Ketika hatimu tercabik bila ia sedih, dan berbunga bila ia bahagia.
Ketika kamu menangis untuk kepedihannya
biarpun ia cukup tegar menghadapinya;
ketika kamu tertarik kepada orang lain
tetapi kamu masih setia bersamanya.

Cinta adalah pengorbanan
mencintai berarti keluar dan memberi diri.

Cinta adalah kematian atas sifat egois dan egosentris. Kadang itu menyakitkan, tetapi itulah harga yang harus dibayar untuk sebuah CINTA…

Makna Cinta I

Cinta merupakan sebuah perasaan yang diberikan oleh Tuhan untuk saling memenuhi, menghargai maupun mengerti. Namun, cinta itu sendiri sama sekali tidak dapat dipaksakan. Cinta tidak dapat berjalan apabila seseorang mementingkan diri sendiri. 

Cinta itu merupakan sesuatu yang murni, putih, tulus, dan suci yang timbul tanpa adanya paksaan atau adanya sesuatu yang dibuat-buat. Cinta itu dapat membuat orang dapat termotivasi untuk melakukan perubahan yang lebih baik.


Cinta terkadang dimengerti sebagai perasaan terdalam yang membuat dirinya rela berkorban apa saja demi kebahagiaan orang yang dicintai. Pengorbanannya sangat tulus dan tidak mengharapkan balasan. Bila seseorang memberikan banyak hadiah dengan sebuah syarat harus membalas menjadi kekasihnya, itu bukan cinta namanya. Cinta tidak bisa diukur dengan materi ataupun yang berasal dari dunia fana.

Cinta merupakan kata seribu makna, tergantung bagaimana kita menempatkannya dalam kehidupan. Cinta dapat membuat bahagia, duka ataupun buta. Cinta itu penuh pengorbanan, kepahitan, keindahan, dan kehangatan. Cinta adalah sebuah keinginan untuk memberi tanpa harus meminta apa-apa, namun cinta akan menjadi lebih indah jika keduanya mampu saling memberi dan menerima, sehingga kehangatan, keselarasan, dan kebersamaan menjalani hidup dapat tercapai.

Cinta adalah perasaan hangat yang mampu membuat kita menyadari betapa berharganya kita, dan adanya seseorang yang begitu berharga untuk kita lindungi. Cinta tidaklah sebatas kata-kata saja, karena cinta jauh lebih berharga daripada harta karun termahal di dunia pun. Saat seseorang memegang tangan Anda dan bilang, “aku cinta kamu…”

Pasti detik itu menjadi perasaan hangat yang istimewa!

Cinta yang abadi dan suci adalah cinta kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebab cinta itu tidak akan pernah luntur ataupun pecah oleh badai yang kencang sekalipun, cinta kepada Sang Khalik akan tetap kokoh hingga ajal menimpa kita.

Belajar Dari Alvin

Jum’at 28 Oktober 2011
16.00

Hari ini hujan tak henti menebarkan kekuasaanya.
Dengan kondisi tubuh yang kurang baik, aku tetap memutuskan pergi ke tempat itu. Ruangan kecil berukuran 2x2 m. Hari ini, hari terakhir aku mengajar diruangan ini. Sedih, tapi ini jalan yang terbaik menurutku.

“Hari ini hari terakhir kakak mengajar disini. Maafin kakak ya, kalo selama ngajarin kalian, kakak jutek n galak. Tapi itu semua demi kalian, supaya kalian dateng kesini kpanasan atau kadang keujanan jadi ga sia-sia. Kakak pengen liat kalian sukses semua. Pokonya nanti sama kakak pengajar yang baru kalian ga boleh nakal ya.” Ko rasanya sedih ya, abis ngucapin kata-kata itu.

Hemmppt... jadi inget waktu pertama kali ngajar disini, hari pertama ngajar ga ada satu anakpun yang ngedengerin aku ngomong. Hari kedua, dilempar spidol sama Alvin (anak yang paling susah diatur mirip banget kaya aku waktu kecil ;p . Buat aku saat itu, senakal-nakalnya anak-anak disitu, aku tetap harus lebih nakal, segalak-galaknya anak-anak disitu aku tetep lebih galak, karena apa??? Karena buaya ga mungkin bisa dikadalin. Hahahhaa ....... :D

Aku               : Nama kamu siapa?
Alvin             : Alvin (dengan nada cuek)
Aku               : Kenapa kamu lempar spidol itu ke kk?
Alvin             : Ga apa-apa
Aku               : Alvin tau, spidol itu gunanya untuk apa ? (dengan nada n ekspresi super jutek)
Alvin             : Buat nulis
Aku               : Trus kenapa kamu lempar ke kk?
Alvin             : (hanya diam)
Aku            : Kk berdiri disini Cuma mau bantu kalian, supaya kalian bisa ngerti matematika.      
                   Biar kalian ga di marahin lagi sama guru atau sama ayah ibu kalian. Tapi kalo kalian  ga mau di bantu sama kk yaudah kk pulang ajah. Siapa disini yang masih mau di ajarin sama kk? Ga ada? Oke, kk pulang.
Seluruh anak-anak      : (mengangkat tangan)...
Aku                : :)

***

Aku pikir kata-kata itu merupakan ramuan mujarab untuk menundukkan hati mereka, ternyata....

Pertemuan ke-4

Lagi-lagi anak bernama Alvin itu mencari gara-gara denganku. Kali ini ia menendangku. 

Hemmmppt....
Belum tau dia, siapa gurunya. Tendangan kedua ia luncurkan kepadaku, namun naas, aku bisa membaca gerakan kakinya dengan sangat mudah. Ia mengerang kesakitan. Aku membuka kuncianku. Alvin kembali ketempat duduknya, kemudian ia memperhatikan pelajaran yang aku sampaikan (aga’ ga yakin sih, dia memperhatikan atau mengerang kesakitan. Hehehee... J maaf ya Alvin). Setelah kelas selesai:

Alvin             : Kakak, apin mau minta maaf sama kk
Aku              : Iya, maafin kakak juga ya. Kenapa sih, Alvin kaya gitu ke kakak? Emang kakaknya     

                        nakal ya??
Alvin            : Kakak ga nakal, Apin yang nakal. Apin pengen punya temen yang bisa diajak main    
                      bukan diajak belajar....

Sejak saat itu, entah kenapa aku dan alvin menjadi sangat dekat. Dan sejak saat itu juga aku baru tahu, kalo beban yang ia tanggung sangat berat untuk anak seusianya. Ia hanya korban dari orangtuanya. Dan aku merasa bersalah telah berpiiran negatif tentang anak ini. Ternyata memang benar, anak-anak punya dunianya sendiri, ia melakukan apa yang mereka rasakan dan inginkan. Mereka melakukan sesuatu karena sesuatu yang mereka rasa.

***

Dan hari ini, Jum’at 28 Oktober 2011 jam 17.08, seorang bocah berusia 9 tahun itu memelukku dengan erat. “Apin ga mau kakak pergi, Apin sayang kakak, Apin janji akan ranking 1 dikelas.”
Melihatnya menangis membuatku ikut menitikkan air mata. Sungguh, aku tak tahu apa yang telah kuperbuat hingga anak ini begitu berat melepasku. Aku, seseorang yang sangat benci dengan dunia mengajar. Aku benci belajar. Aku membencinya karena beberapakali aku disakiti oleh makna belajar itu sendiri.

***

Tahun 2006, saat hasil ujian nasional yang aku capai dengan belajar sepenuh hati bernilai sangat kecil sedangkan temanku yang tidak pernah belajar dan dikertas jawaban hanya mengisi beberapa nomer mendapat nilai yang lebih besar karena dibantu oleh beberapa pihak. Dengan nilai pas-pasan itu, aku gagal masuk ke SMA negeri. Dan harus menelan kenyataan pahit, masuk kesekolah yang tidak diharapkan (meskipun pada akhirnya aku mencintai sekolah ini).

Tahun 2009, aku belajar dengan sangat keras matematika, tak pernah aku mempelajari mata pelajaran lain. Aku harus belajar karena aku ingin menjadi sarjana matematika. Namun, apa yang kudapat. Lagi-lagi hanya kecewa yang kudapat dari belajar. Aku diterima di Jurusan Biologi bukan Matematika.

Masihkah aku percaya pada kata belajar????

Hari ini, YA aku percaya kata belajar. Belajar itu, bukan suatu paksaan. Belajar itu bukan ketika kita lulus dari apa yang kita inginkan tetapi belajar itu ketika kamu bisa menilai siapa dirimu dan bagaimana dirimu, Belajar bukan suatu hal yang kamu telah kuasai tetapi sesuatu yang kamu tidak bisa. Kenapa aku tidak diterima di Matematika karena mungkin aku bisa memahami pelajaran tersebut tanpa perlu masuk didalamnya. J

***
Alvin              : Aku sayang kakak, alvin mau kakak jadi sahabat Alvin. Mami sama Papi ga 
                        sayang Alvin, terus kakak juga ga sayang Alvin.
Aku              : Ko alvin bilang gitu. Mami sama Papi Alvin bukan ga sayang Alvin. Mereka sayang 
                   banget loh, mereka kerja buat Alvin, supaya Alvin bisa jadi insinyur. Katanya Alvin 
                   pengen bisa kaya Pak Karno... J
Alvin             : Alvin  sayang kakak
Aku                : Kakak juga sayang Alvin

Taukah kamu, Alvino Dea Rianto. Kamu yang menyadarkan aku, kalau aku layak menjadi seorang pendidik. Kamu seorang motivator yang sangat baik. Kamu yang mengajariku makna belajar. Kamu yang mengajariku bersyukur. Kamu yang mengajariku dewasa. Kamu yang mengajariku bersyukur dan mengenal Tuhan. Aku pasti merindukan kamu.